Sejarah Pergerakan Move On

Sejarah pergerakan move on di Indonesia, diawali dari kisah pewayangan melalui tokoh Dewi Shinta yang ingin berpaling dari Rahwana agar bisa kembali ke pelukan Rama.

Pergerakan move on berlanjut pada masa penjajahan. Di mana saat itu Belanda berhasil membuat Jepang menyerah tanpa syarat, menyusul jatuhnya bom atom di Hiroshima dan Nagasaki. Maka, pada masa transisi itu, yang dikenal dengan istilah vacum of power, akhirnya Indonesia terlepas dari keposesifan Belanda dan Jepang. Indonesia memproklamirkan kemerdekaan atas dirinya sendiri.

Hegemoni kekuasaan yang menggurita, membuat rakyat memberontak. Pada tahun 1960-an, pergerakan move on di Indonesia berlanjut. Saat itu rakyat menggugat move on dari orde lama ke orde baru. Seperti banyak diketahui, move on tak selalu baik. Maka, begitu pula yang dirasakan banyak orang. Gugat move on kedua digulirkan. Rakyat Indonesia menuntut pemerintah segera menggalakan move on II yang dikenal dengan Tritura. Akhirnya, muncullah reformasi.

Dewasa ini, pergerakan move on masih digalakan. Salah satunya, adalah keteguhan dan kesabaran seorang pemuda yang begitu berhasrat berpaling dari bayang-bayang cinta masa lalu. -pemuda itu saya, by the way.

4 komentar:

  1. tapi mas aih statusnya sudah merdeka move onnya.
    saya sampai detik ini status saya masih pejuang

    BalasHapus
  2. sebenarnya setiap manusia sudah move on. move on dari rahim setelah tinggal disitu 9 bulan. move on dari pelukan bunda karena harus berpaling ke guru pertamanya di TK. move on dari kebebasan karena harus menikah. dan sebagainya :)

    BalasHapus

Kategori Utama