untuk si adik kecil

lalu langit pun hujan
menangisi kau
yang pergi menjauh
kian jauh
menuju Dia yang menjadikanmu
menghidupi kehidupanmu
untuk duduk dan berbaring
di taman
yang dipenuhi semerbak
wewangian bunga
meninggalkan segala pelik dan sakit
luka dan duka
yang ditawarkan dunia
dan manusia

demi menjemput singgasana yang telah tersedia
atas kebaikan dan kemuliaan
ketulusan dan ketabahan
yang kau lakukan
saat napas masih berembus
saat langkah masih berpijak
saat tangan masih menggenggam
saat tubuh masih tegak
menopang segala yang sementara

telah tiba masa
untuk kembali
kau pergi bukan untuk tanggal
tapi tinggal
di suatu tempat yang lebih layak
dan nyaman
surga yang mengalir sungai
di bawahnya

kami melepasmu dari sini
: semoga lelap dan lena
dalam dekap tuhan selamanya

kepada dian mawarni
‏اللهمّ غفر لها وارحمها وعا فها واعف عنها

Selengkapnya

Cara Menghindari Phishing


Melanjutkan janji gue di tulisan sebelumnya tentang tips aman belanja online dan meneruskan cuitan gue di twitter tempo hari, gue mau bahas tentang bagaimana cara menghindari kejahatan phishing.

Sebelum membahas itu, gue mau jelasin dulu apa itu phishing. Jika disadur dalam Bahasa Indonesia, mungkin padanan kata yang tepat adalah pengelabuan. Namun, jika kita bahas lebih lanjut, phishing adalah usaha untuk mendapatkan suatu informasi penting dan rahasia secara tidak sah, seperti USER ID, PASSWORD, PIN, informasi rekening bank, informasi kartu kredit, atau informasi rahasia yang lain.

Biar lebih jelas, gue coba tunjukin gambar ini.



Coba lo perhatiin baik-baik, ada hal aneh nggak dengan tampilan laman facebook di atas?

Secara sepintas, tampilan itu sama seperti laman facebook seperti biasanya. Tapi e tapi… linknya kok bukan facebook.com, ya?

Nah, itulah contoh cara mengelabui user internet untuk dicuri data akunnya. Kalau kita login di laman itu, secara otomatis kita dengan sukarela menyerahkan login password untuk laman tersebut.  Boleh, lha, kita mikir. Ya elah akun media sosial doang, kalau dihack ya tinggal bikin lagi.
Tapi, gimana kalau ternyata akunnya disalahgunakan buat menayangkan konten tidak baik atau bahkan mengirim pesan ke teman-teman kita buat minjem duit. Atau bayangin, gimana seandainya kita dikelabui untuk login di web jual beli yang di dalamnya terdapat informasi penting lainnya seperti data rekening, kartu kredit, atau paypall? Buset, kelar hidup lo, sob. K E L A R!

So, gimana caranya biar kita terhindar dari hal-hal semacam itu? Berikut ini bakal gue bahas satu per satu.
1.     Teliti
Biasakan untuk selalu teliti sebelum login. Pastikan antara tampilan laman dan url link sudah sesuai dan sebagaimana seharusnya. Dan yang paling penting, beberapa website telah menggunakan protokol yang aman dan dapat menjamin keamanan dalam autentifikasi server yaitu memungkinkan peramban dan pengguna memiliki kepercayaan bahwa mereka sedang terkoneksi kepada server aplikasi sesungguhnya. Protokol ini disebut dengan HTTPS, Hypertext Transfer Protocol Secure. Salah satu website yang telah menggunakan protokol ini adalah Bukalapak dengan alamat website https://www.bukalapak.com/ atau https://m.bukalapak.com/

Jadi, saat buka laman tersebut, jika url link yang tertera seperti yang gue sebutkan di atas, sudah pasti aman.

2.      Hati-hati Memberi Informasi
Jaga kerahasiaan data pribadi, jangan asal memberi informasi kepada orang-orang tidak dikenal, termasuk siapa saja yang mengaku-ngaku dari perusahaan atau website tertentu. Banyak kasus terjadi, informasi bocor karena ketidakhati-hatian user dalam memberikan informasi. Salah satunya lewat email. Sebagai gambaran, berikut ini adalah salah satu cara yang dilakukan hacker untuk meretas data user login.




Dari email itu, peretas nyuruh kita login melalui website tipu-tipu yang sudah dia persiapkan. Nulis link yang tertera di badan email berbeda dengan status bar. Nah, kesimpulannya jangan buru-buru, dicek-cek dulu kalau dapat email seperti itu ya.

3.     Ganti Password Secara Berkala
Ini nih bagian yang sering kita lupa dan remehin. Udah mah bikin password standar banget. Nggak pernah diganti-diganti pula. Kalau ada salah satu temen lo yang masih bikin password pakai tanggal lahir, cuekin dari pergaulan, ya. Hahahaha.
Biasakan untuk selalu memperbaharui password secara berkala. Dan catat di tempat yang cuma lo yang tahu. Kalau bisa wariskan ke anak cucu agar mereka punya sesuatu yang bisa mereka jadikan bekal untuk masa depan. #Apaan

4.      Hati-Hati Terhadap Pop Up
Sekarang, banyak banget pop up yang muncul dari banyak website. Mulai dari pop up game, judi, poker, sampai yang esek-esek. Nah, berhati-hatilah terhadap pop up ini.  Di antaranya bola, gak boleh memasukkan data pribadi di layar pop-up.  Jangan klik link di layar pop-up. Jangan salin alamat web ke browser lo dari pop-up.  Perusahaan yang sah seharusnya tidak diperkenankan meminta kita buat mengirimkan informasi pribadi di layar pop up, Jadi, jangan lakukan itu ya, sob!

5.     Cek Berkala Akun Bank
Biasakan untuk ceki-ceki data bank lo. Cek setiap transaksi yang tertera di mutasinya. Kalau  lihat ada transaksi yang janggal dan nggak pernah lo lakuin, sila laporkan sesuai dengan ketentuan yang berlaku di bank tersebut.

6.     Bertransaksilah Sesuai Dengan Peraturan yang Berlaku
Beberapa website telah menentukan standar keamanan dalam bertransaksi keuangan. Di antaranya adalah dengan menggunakan saldo virtual. Salah satu perusahaan yang menggunakan cara aman ini adalah Bukalapak. Di Bukalapak, setiap transaksi yang terjadi lewat saldo virtual bernama BukaDompet. Jadi, kalau pakai cara ini sudah pasti aman. Karena ada tim Anti-Fraud yang akan selalu memantau setiap transaksi yang terjadi. Mereka bekerja setiap hari untuk menghindari kejahatan semacam ini. Dan jika terjadi, tim anti-fraud tidak segan-segan menindakpidana para pelaku cybercrime ini ke kepolisian. Bahkan beberapa peretas sudah ditindak oleh Bareskrim.


Nah, itulah beberapa cara yang bisa kita lakuin untuk menghindari tindakan phishing. Semoga kita semua jadi lebih hati-hati dalam menjaga kerahasiaan pribadi. Karena pada akhirnya, seberapa amannya pun sebuah website, kehati-hatian kira sendirilah yang jadi benteng pertama untuk menjaga keamanan data rahasia kita.

Kalau ada yang mau ditambahin atau pertanyaan, kita diskusi di kolom komentar, ya.

Adios!
Selengkapnya

TIP-TIP BELANJA ONLINE YANG AMAN

Internet telah mengubah banyak kebiasaan. Dari yang dulunya susah mau ke mana-mana dan susah mau ngapa-ngapain, sekarang karena adanya Internet semua orang bisa punya akses ke mana aja dan mendapatkan kebutuhan apa aja. Sebut saja, Minah, dulunya dia nggak bisa belanja barang-barang kebutuhan untuk merawat kecantikannya karena akses buat belanja barang-barang seperti itu cuma ada di kota. Dulu, biasanya dia harus minta tolong sama Biksu Tong buat nitip beliin kosmetik saat Biksu Tong berangkat ke barat. Sekarang, karena adanya internet dia bisa belanja semua kebutuhannya hanya bermodal jari. Enggak perlu ribet, enggak perlu susah. Karena saat ini, belanja bisa semudah update status.
Namun, permasalahannya, Minah nggak tahu bagaimana cara belanja online yang aman dan benar. Akhirnya, alih-alih bisa dapetin barang belanjaan yang dipengin, malah harus gigit jari karena uang yang sudah terlanjur ditransfer sebagai pembayaran malah diambil oleh orang-orang yang nggak bertanggungjawab. Kalau sudah seperti ini, hal terbaik yang bisa kita lakukan untuk membantu si Minah adalah ngelus punggungnya, sambil bilang dan berdoa, “sabar ya nduk.  Mbok ya lain kali hati-hati, semoga tidak terulang kembali…”
Nah, karena sering mendengar kasus yang serupa seperti yang dialami oleh si Minah, gue tergerak untuk memberikan beberapa tips buat kalian, -pembaca blog gue yang budiman-, agar terhindar dari berbagai macam kejahatan transaksi saat berbelanja online.

1.      Awali Dengan Niat dan Doa yang Baik
Karena jika mengawalinya dengan “hiduplah Indonesia Raya ~” jadinya malah kayak mau mulai pengibaran bendera.

Gaes. Jangan pergi dulu gaes. Belum selesai ini gaes.

2.      Perbanyak Informasi
Sebelum memulai belanja online, kita harus mencari sebanyak-banyaknya informasi. Baik yang tertera secara langsung melalui deskripsi produk, maupun penjualnya itu sendiri. Karena bisa jadi, barang yang sama dijual dengan harga yang berbeda. Atau bahkan barang yang dijual enggak sama saat sampai di tangan kita. Hal ini menjadi penting agar kita punya banyak referensi untuk membandingkan penjual mana yang akan kita tuju untuk berbelanja.

3.      Minta Rekomendasi
Tidak jarang barang yang ingin kita beli, pernah dibeli oleh orang lain. Entah itu temen, sodara, temennya temen, atau bahkan temennya temennya temen. Nah, dari sini, coba minta rekomendasi lapak-lapak online yang aman dan bagus kualitas produknya.

4.      Proteksi Dini
Jangan sembarangan kasih informasi pribadi ke penjual online. Misalnya nomor kartu debit/kredit, pin, apalagi sampe ngasih tahu nama mantan-mantan yang pernah mengisi hari. Karena itu bisa berbahaya bagi kelangsungan pertahanan pikiran dan hati untuk move on. (Maaf, ya, sekali lagi.)

5.      Pastikan Hanya Berbelanja di Web/Market Place/Online Shop yang Sudah Memiliki Reputasi
Ibarat kata pepatah, jangan membeli kucing di dalam karung. Karena yang ada di dalam karung itu biasanya singkong atau beras. (maaf sekali lagi)

Hal ini, sih, udah pasti ya. Jangan sampai kita tergiur untuk berbelanja di suatu tempat hanya karena iming-iming display yang bagus dengan harga yang murah. Banyak kejadian kayak gini, nih. Mentang-mentang nemu barang yang dijual dengan harga yang di bawah pasaran, kita langsung gegabah buat beli. Memang, sih, nggak bisa digeneralisasi bahwa semua penjual barang dengan harga lebih murah adalah penipu, tapi demi keamanan, lebih baik cari tahu dulu reputasi penjual tersebut. Di antara hal yang bisa kita lakukan sebagai pembeli online untuk tenang dalam bertransaksi adalah dengan berbelanja di tempat yang menjamin keamanan transaksi lo. Di antara market place yang menjamin setiap transaksi customer-nya yang gue tahu adalah Bukalapak. Selain karena punya kebijakan sendiri, yaitu pembeli tidak mentransfer uang langsung ke pelapak melainkan lewat Bukalapak which is uang pembeli bisa dikembalikan 100% jika barang tidak dikirim. Bukalapak juga punya team Anti-Fraud yang siap siaga 24 Jam sehari dalam seminggu untuk memantau setiap arus transaksi yang terjadi. Jadi, buat orang-orang nakal yang berniat nipu, enggak akan tenang hidupnya. Karena team Anti-Fraud nggak akan segan-segan melaporkan para penipu ke polisi. Contoh kasus nih, gue pernah denger cerita temen kalo ada orang yang coba main-main untuk mengakali transaksi dengan cara menyalahgunakan voucher atau mencuri akun orang lain untuk mengeruk kepentingan pribadi. Nah, para team Anti-Fraud ini segera menindaklanjuti penjahat ini dengan melaporkan langsung ke Cyber Crime Polri sesuai dengan hukum yang berlaku. Nah, gue nggak tahu deh tuh sekarang nasib orang-orang itu gimana, yang jelas mereka harus menanggung sanksi dari kejahatan yang mereka lakukan.

Jelas, kan? Jadi, dengan adanya team Anti-Fraud di Bukalapak ini mah namanya bukan aman lagi, tapi amin.


Nah, itu dulu tip-tip belanja online agar aman dan terhindar dari penipuan. Besok kalo udah nganggur lagi gua kasih tip-tip aman dari kejahatan phishing, ya!
Phishing loh ya bukan fishing.
Kalian punya pengalaman buruk seperti Minah atau cerita yang lain? Komentar di kolom yang udah gua sediain di bawah ya!
Selengkapnya

Ngelancong Ke Kantor Bukalapak

Hari Selasa kemarin, gue diundang ke kantor Bukalapak yang acaranya dimulai pukul 10.00 pagi saudara-saudara. Dengan mata masih ngantuk, gua tempuh perjalanan dari Parung ke Kemang sejak jam 7 pagi. Ternyata jauh juga, euy. Entah Parung yang kejauhan atau emang macetnya jalanan bikin perjalanan jadi berasa dua kali lipat. Kalau diseriusin, gua hampir mengira bahwa jarak antara Parung ke ibukota itu udah setara dengan musafir yang kalau sholat boleh di Jama' Qoshor.

Acara yang dimaksud adalah konferensi pers dalam rangka penandatanganan MoU antara Bukalapak dengan Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) sekaligus peluncuran kampanye Pahlawan Pelapak.

nangkring unyu sambil mengangguk dewasa, padahal belum mulai
Kerja sama yang dilakukan antara Bekraf dan Bukalapak bertujuan untuk memajukan para pelaku ekonomi kreatif di Indonesia agar dapat bersaing dalam era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) melalui pemanfaatan teknologi digital.

Dalam kesempatan tanya jawab, Achmad Zaky, CEO Bukalapak mengatakan tentang keyakinannya bahwa ekonomi kreatif, termasuk di dalamnya para Pelapak di Bukalapak, adalah penggerak dalam industri perdagangan tanah air.

Bekraf dan Bukalapak berkomitmen melakukan pendampingan pemasaran daring kepada para pelaku usaha kecil dan menengah (UKM), memfasilitasi pengajuan hak cipta, pengembangan talenta, pembinaan pengembangan produk kreatif, serta membuka akses permodalan.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Badan Ekonomi Kreatif, Triawan Munaf bilang kalo pihak Bekraf menyambut baik kerjasama yang dilakukan dengan Bukalapak. Saat ditanya fokus apa yang bakal diutamakan, Pak Triawan Munaf yang ganteng tapi masih gantengan gua itu jawab bakal ada tujuh dari 16 subsektor industri kreatif yang menjadi fokus utama Bekraf, yakni fesyen, kuliner, kerajinan, musik, desain komunikasi visual, aplikasi dan pengembangan game, hingga seni rupa. Hhmmm.. We'll see..

sah? SAH!!

Selesai acara konferensi pers, dengan tingkat kekepoan yang melebihi Dora The Explorer dan Curios George, gue berencana untuk kelalang-keliling kantor Bukalapak buat ngelihat-lihat ruangan dan ciye-ciyein orang-orang yang lagi pada serius kerja.

*towel-towelin dagunya*
Berikut ini sudut-sudut di kantor Bukalapak yang berhasil gue potret pakai kamera ponsel gue.

Kerja mulu bang, mau ngalahin Bill Gates, ya? *digampar*

ini ruang penerima pesanan

langit-langit kantor Bukalapak ada kandang burungnya. tapi burungnya ada di celana

Kutipan maha dahsyat, seperti kata Rhoma kepada Ani

Motoin orang yang moto agar supaya

Karena rezeki kami ada di pantat Anda. - Tukang Sedot WC

Nah, itu dia cerita gua minggu ini. Harapan gue, dengan adanya kerja sama antara Bukalapak dan Bekraf ini semoga para UKM di Indonesia bisa terus berkembang dan meningkatkan daya saing. Mantap.


Itu cerita gue, kalau cerita lo gimana?
Ceritain di kolom komentar, ya!

Selengkapnya

Selamat Wisuda, Nona!

“Kamu ada di Jogja? Ketemuan, yuk. Aku lagi di Jogja, nih."

Tiga tahun lalu, aku cuma laki-laki patah hati. Pergi berpetualang di kota pendidikan untuk sekadar mencari pelarian. Menyibukkan diri dari segala kenangan yang ingin dilupakan.

Dua tahun lalu, aku cuma laki-laki kesepian yang melakukan banyak hal bodoh untuk sekadar mencari tenang dari keriuhan yang begitu ramai di dalam kepalaku sendiri.

Lalu beruntungnya, aku bertemu kamu. Perempuan yang di matanya terdapat mantra untuk membuatku terpaku dan terpana. Sesuatu yang selalu betah untuk kupandangi berkali-kali dan berlama-lama.

Pencipta tenang bagi hatiku yang kesepian. Alasan yang dianugerahkan Tuhan agar aku selalu memupuk semangat dan membesarkan sabar untuk berjuang.

Hari ini, lengkap satu cita-citamu. Tersedia satu sekat di bahu untuk menerima beban-beban baru. Regas cemas dan takut, sebab aku akan selalu menemanimu.

Terima kasih telah hadir, kau datang saat aku sedang merasa teramat kesepian.

Jogja, 17 Februari 2016
Selengkapnya

Kopdar Komunitas Bukalapak: Laris Jualannya, Nambah Ilmunya

Waktu zaman-zamannya masih sering ngelamun, Aristoteles pernah bilang bahwa manusia itu zoon politicon. Maksudnya adalah manusia itu makhluk sosial. Kita nggak bisa hidup sendirian, kita butuh orang lain agar bisa bertahan. Kita perlu berkelompok karena setiap orang dapat berbagi perannya masing-masing untuk saling menolong dan melengkapkan. Termasuk dalam berdagang.

gua yang di situ

Sabtu, 20 Februari kemarin, saya bersama 4 teman blogger lain mengikuti sebuah kegiatan kopdar para pedagang online yang tergabung dalam Komunitas Bukalapak regional Bogor di resto Bogor Kuring. Tujuan diselenggarakannya acara ini adalah untuk membantu para pedagang agar tak merasa kesulitan sendirian. Karena dalam acara tersebut terdapat sesi berbagi pengalaman dan tip-tip berjualan di Bukalapak oleh para Top Seller yang sudah terbukti sukses berjualan.

Muhammad Fikri, Head of Community Management Bukalapak
Sesi pertama dibuka oleh Muhammad Fikri, Head of Community Management Bukalapak. Dalam sesi ini, ia mengatakan bahwa adanya komunitas di Bukalapak ini adalah salah satu diferensiasi Bukalapak dari marketplace lainnya. Karena menurutnya, membangun hubungan baik dengan para seller adalah cara Bukalapak untuk tumbuh dan berkembang bersama. Mun ceuk urang sunda mah, sukses babarengan! Hade pisan euy! Mas Fikri juga mengajak peserta untuk semangat mengikuti acara dengan memberikan komando yel-yel Bukalapak.

Bima Arya, Walikota Bogor
Sesi selanjutnya diisi oleh Bima Arya, Walikota Bogor yang menyempatkan hadir menyapa para pelaku UMKM yang tergabung dalam Komunitas Bukalapak Bogor. Dari sambutannya ini, Bima Arya mengatakan bahwa Pemerintah Kota Bogor melalui Disperindag membuka pelatihan bagi para pelaku industri kreatif, mulai dari produksi, pengemasan, cara menjual, hingga pelayanan kepada pelanggan. Para pelaku industri kreatif hanya perlu mendaftarkan usahanya ke Disperindag untuk mengikuti pelatihan tersebut. Kemudian, beliau memberi semangat kepada para seller Bukalapak untuk menjaga konsistensi dalam berjualan. “Yang dibutuhkan bagi para pelaku bisnis adalah fighting spirit, tetap semangat mencari solusi saat kegagalan demi kegagalan datang menghampiri," begitu kira-kira yang dikatakan Bima Arya kepada para om dan tante pelapak.

Setelah disambut oleh walikotanya sendiri, Kopdar Komunitas Bukalapak Bogor melanjutkan acaranya dengan sesi berbagi pengalaman dari para top seller. Pada sesi ini, giliran Om Amin yang berbagi tentang pentingnya SEO dalam berjualan online. Hal ini menjadi penting karena pengoptimalan mesin pencari menjadi kunci agar barang yang ingin dijual dapat diketahui pembeli. Gimana bisa jual kalau pembeli nggak tahu mau beli di mana? Ya nggak?

Amin, Top Seller Bukalapak

Sesi selanjutnya, tanpa diduga-duga CEO Bukalapak, Ahmad Zaky ternyata menghadiri kopdar ini yang tentunya menambah keseruan dan semangat para pesrta. Dalam sambutannya beliau mengatakan bahwa inovasi dan kreativitas penting dalam berjualan. Barang yang dijual boleh sama tapi jika terdapat inovasi dan kreasi dalam menjualnya tentu hasilnya akan berbeda.

Achmad Zaky, CEO Bukalapak

Kemudian acara dilanjutkan lagi dengan sesi berbagi pengalaman oleh Top Seller. Pada kesempatan ini, giliran Om Dyansyah yang berbagi tip-tip jitu berjualan agar bisa mendapatkan feedback yang baik dari para pelanggan. Di antara hal penting yang harus dilakukan adalah menjaga hubungan yang baik dengan para pelanggan. Respon yang cepat, memberikan produk sesuai dengan pesanan, dan memberikan jaminan pengembalian barang bila pesanan tidak sesuai adalah syarat mutlak yang harus dimiliki oleh para pelapak di Bukalapak.

Bagi saya, kegiatan ini penting untuk diselenggarakan. Karena seperti yang saya sampaikan di awal tulisan ini, kebersamaan membuat banyak hal menjadi lebih mudah untuk dilakukan. Kita dapat saling membantu, memberi dorongan dan semangat, juga bahu membahu membangun usaha yang sedang dirintis. Semua itu akan terasa sulit jika kita pontang-panting sendirian. (Itu juga jadi alasan kenapa hidupnya para jomlo kadang bikin sedih. Eh maaf)

Bagi teman-teman pembaca yang memiliki usaha yang sedang dirintis, baik online maupun konvensional, tetap semangat mencari rezeki karena masa depan terbuka bagi orang-orang yang punya semangat juang dan kreativitas.

mantap mania....mancing

Selengkapnya

demikian


kita pernah merasakan kehilangan sesuatu yang bahkan tak sempat kita punya sebelumnya. menjadi pandir paling bodoh sedunia karena merasakan perih dari luka yang sebenarnya kita torehkan sendiri. cinta, —suatu kali, memang diciptakan dengan sebercanda itu. tak apa, rasakan semua luka itu secukupnya. atau bahkan bila perlu menangislah sekencang-kencangnya. biarkan itu menjadi semacam pengingat bahwa ada beberapa hal dalam hidup, —sebagaimana pun kerasnya berusaha—, tetap tak bisa dipaksakan juga.

maka, ikhlaskanlah. sebagaimana kesetiaan daun untuk tetap tumbuh meski kerap digugurkan musim.
Selengkapnya

halo!


halo. selamat pagi. sudahkah matahari terbit dari mendung matamu. ataukah sendu masih setia membuatnya menjadi kelabu?

halo. selamat pagi. masihkah aku menjadi ingin dalam anganmu? bayang yang kau cipta saat rindu menelusup lamunmu?

halo. selamat pagi. masihkah kita menjadi cerita yang kau simpan di langit kepalamu? atau sudah ada semesta lain yang membuatmu terpaku?

halo. selamat siang. masihkah harapan yang pernah kita rencanakan menjadi penerang harimu? atau telah berceceran hingga tak bisa dirapikan?

halo. selamat siang. masihkah lengkung senyumku yang kau simpan menjadi penyemangat langkahmu? atau telah tergantikan oleh pelangi baru?

halo. selamat siang. masihkah fotoku tersimpan dalam dompetmu? menjadi pelipur lara meski yang kau punya hanya lima lembar dua ribu?

halo. selamat siang. masihkah kenangan kita menjadi satusatunya hal yang membuatmu mau melangkah maju? atau keyakinanmu telah beranjak ragu?

halo. selamat sore. masih adakah debar rindu yang tak pernah kau anggap sepele? sebuah alasan agar pertemuan kita segera datang tanpa bertele-tele?

halo. selamat senja. masih adakah pesona matamu yang berbinar jingga? sesuatu yang selalu betah kupandangi berkali-kali dan berlama-lama.

halo. selamat petang. masihkah doa-doa kau panjatkan dalam khusyukmu yang biru? lafadz-lafadz paling semoga tentang kita agar berbahagia?

halo. selamat malam. masih adakah hari saat kau tak mampu bersabar menemuiku dalam mimpimu. atau segala hal telah hilang dan menjadi abu?

halo. ini aku. cinta yang kau tinggal pergi. yang memeluk dirinya sendiri.
Selengkapnya

Kategori Utama