Selamat Merayakan Kehilangan


ada satu fase dalam hidup. suka atau tidak. terpaksa atau tidak. mau atau tidak. kau kehilangan banyak hal dalam waktu yang bersamaan. seolah dunia berkonspirasi untuk menarikmu jatuh ke lubang paling pengap yang gelap dan dalam.

lalu kau meronta ingin keluar. terlepas dari segala kekang dan kembali naik ke permukaan. namun, alih-alih melihat cahaya, kau malah mendapati kakimu terpaku hingga tak bisa bergerak. semua harapan yang dulu sempat menyala kian meredup bersamaan dengan rasa putus asa yang mulai menggelayut manja di depan mata.

tak ada lagi jalan keluar, —katamu di waktu kemudian. selanjutnya kau mulai belajar menikmati ketidakberdayaan dan segala kenestapaan yang kau rasakan. menjadikannya sebagai teman dalam menjalani penderitaan. kau dapati dirimu kian usang bersama kerapuhan dan kebinasaan. kau sudah lebih dulu mati bahkan sebelum malaikat sempat mencabut nyawamu.

lalu di titik nadir kehidupanmu, —sebelum sempat kau semakin jauh menghancurkan dirimu sendiri. muncul titik-titik cahaya di kejauhan. bersama dengan tali yang turun satu per satu. sebuah pertolongan yang telah lama kau harapkan. untuk menarikmu keluar dari segala kenestapaan yang begitu lama menjatuhkanmu. mereka adalah keluarga, sahabat, teman, yang selama ini kau lupakan. datang bersama dengan senyum paling menenangkan. dengan tulus menggenggam tanpa mempedulikan pada betapa tak acuhnya dirimu pada mereka di masa silam. mengeratkan lagi asa di rongga dadamu yang terdalam.

hingga, di sinilah kau tiba. berdiri dengan pijakan kaki yang lebih tegak. bersama dengan kekuatan yang lebih tegar. diiringi dengan kesabaran yang jauh lebih besar. menjadikanmu lebih tangguh untuk menghadapi kehilangan-kehilangan berikutnya di masa depan.

sebab hidup hanya sementara, maka kehilangan pun akan berakhir, —pada akhirnya.

selamat merayakan kehilangan.
selamat menemukan dirimu yang lama hilang.

1 komentar:

  1. Saya masih mencari diri yang hilang. Semoga lekas ketemu, terima kasih atas tulisan ini. m

    BalasHapus

Kategori Utama